Peringatan Hari Guru Penuh Khidmat di Pesantren Tahfizh AL-FAIZ Tembung
| Upacara Bendera pada Peringatan Hari Guru Nasional tahun 2021 berjalan dengan Khidmat. |
Pada peringatan Hari Guru Nasional tahun 2021 tepat nya 25 November yang lalu, seluruh warga Pesantren Tahfiz Al-Faiz mengikuti kegiatan Upacara Bendera (UB), dan Alhamdulillah UB Berjalan dengan khidmat. Tidak seperti UB biasanya yang semua petugas adalah santri, namun di UB Hari Guru ini semua petugas Upacara adalah seluruh dewan Asatidz / Asatidzah dan tenaga kependidikan, mulai dari protokol 2 Bahasa, Bahasa Arab Umi Istianah Shb S.Pd dan Bahasa Inggris Umi Nur Hasanah S.Pd, yang menjadi pemimpin upacara umi Liza S.Pd, petugas Bendera Ustadz Zulheri Hrp, Ustdaz Ibnu Hibban Al H
afizh dan ustadz Fachrizal S.Kom, petugas Pembacaan UUD 45 Al-Hafizah Umi Lidya Afni S.Ag, pembawa Pancasila umi Dea Alawiyah Lubis, pembaca Kode etik guru ustadz Andi S. Siregar M.Pd, pembaca do'a ustadz Aan Andriano S.Pd, petugas paduan suara seluruh santri, dan yang bertugas sebagai Pembina upacara dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Ummi Herlis Dianti S.H.I. Dalam Upacara Hari guru ini hadir juga Bendahara Yayasan Ummi Nadra, selanjutnya Kepala Madrasah Ustdz. Andi Suhendra Siregar, M.Pd, Wakil Kepala Madrasah Ummi Istana Sihombing S.Pd, bersama staf Pendidik dan tenaga kependidikan,pengasuhan, dan seluruh karyawan serta tidak kalah pentingnya seluruh santri baik tingkat MTs. Maupun Takhossus.
Dalam arahan pembina upacara, Ummi Herlis Ustadzah kondang yang Banyak mengisi Perwiritan ibu-ibu di kota Medan dan Deli Serdang ini menyampaikan bahwa, Peranan Guru sangat Penting dalam kehidupan ini. Bila guru tidak ada, maka dunia ini akan penuh dengan kejahilan, kekacauan dimana-mana, karena tidak ada manusia yang mengetahui yang benar dan salah, sehingga Alhamdulillah dengan hadirnya guru, utama nya guru Agama dan guru-guru pondok pesantren dan juga guru pelajaran umum, terbinalah Akhlak dan budi pekerti santri. Jadi agar guru bisa membina dan mendidik anak menjadi anak yang berAdab, tentu harus dengan cara, Guru terlebih dahulu mencontohkan kepada sianak bagaimana kriteria orang yang berakhlak, dengan mencontohkan Akhlak mulia maka kebiasaan berAkhlak mulia pada diri santri akan perlahan tertanamkan. Sebab dengan membiasakan hal-hal baik, maka kebaikan itu akan mendarah daging dan akan menjadi kebiasaa yang paripurna.
Ummi Herlis Melanjutkan, kami dri yayasan berharap agar seluruh guru AlFaiz yang mengajar di pondok ini agar mendahulukan Niat Mengajarnya Limardhotillah untuk mengharap Ridho Allah, karenaa bila sudah Allah acuan awal nya, maka selama mengajar akan terus mendapatkan pahala yang sangat besar nilai nya dari Allah Swt, disampiing mendapatkan Uzrah atau honor dari yayasan. Sebaab kata Allah untuk menjadi Manusia yang akan Allah ttinggikan Derajatnya setidak nya ada dua yang harus dimiliki, yaitu IMAN dan ILMU. Dan kedudukan yang tinggi tersebut akan di balas Allah dengan balasan yang bervariasi, Mulai dari satu amalan akan mendapat 7 balasan, hingga dilipat gandakan menjadi 100, bahkan ada yang amalannya tak terhingga balasannya dari Allah Swt. Dan ini semua tergantung Niat dan ke IKHLASAN si Pengamal.
Selepas upacara, Yayasan beserta santri memberikan Hadiah kepada dewan Guru, sebagai Ucapan terimakasih atas jasa-jasa guru yang telah diberikan kepada anak didiknya tanpa harap pamrih. Dan Alhamdulillah pada peringatan hari guru ini, yayasan memberikan 2 nasi tumpeng untuk dimakan bersama seluruh tenaga pendidik, kependidikan dan staf karyawan.
Guru berharap bilamana kelak santri dan santriwati sudah sukses setelah tamat dari Pesantren ini, maka jangan pernah lupakan guru-guru mu ini, doakanlah kami agar sehat, lancar rezeki, selamat di dunia ini sampai Akhirat Kelak nanti.
Agar keberkaahan Ilmu yang disampaikan dan di ajarkan guru tetap bersma penuntutnya alias tidak mudah lupa, Maka murid harus selalu taat kepada gurunya. Jangan pernah durhaka ataupun melawan guru, dan selanjutnya terus dijaga Silatturrahim antara guru dan Murid ujar ustadz Andi.
Komentar
Posting Komentar